Kewajiban Menuntut Ilmu Agama [1]
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Bapak Ibu tahu apa bedanya fardu 'ain sama fardu kifayah? Kalau fardu 'ain itu apa yang wajib dilakukan oleh setiap muslim. Sedangkan kalau fardu kifayah adalah sesuatu yang wajib dilakukan oleh sebagian kaum muslimin saja. Kalau sudah ada yang melakukannya maka gugur kewajiban atas kaum muslimin yang lain. Tapi harus ada diantara kaum muslimin yang melakukannya.
Contoh fardu 'ain itu apa? Sholat lima waktu itu fardu ain, karena setiap orang wajib shalat dan tidak boleh diwakilkan kepada orang lain. Contoh yang fardhu kifayah itu apa? Jenazah, ya contoh yang paling populer adalah mengurus jenazah, itu fardu kifayah. Kalau sudah ada yang melakukannya maka gugur kewajiban mengurus jenazah itu atas kaum muslimin yang lain.
Nah ilmu agama juga ada dua, ada ilmu agama yang hukum mempelajarinya fardhu 'ain, ada ilmu agama yang hukum mempelajarinya adalah fardhu kifayah. Ilmu agama yang hukum mempelajarinya fardhu 'ain inilah yang dimaksud oleh sabda Rasul Shallallahu 'Alaihi Wasallam :
طلب العلم فريضة على كل مسلم
“Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim “(HR. Ibnu Majah, Shahih)
Jadi mencari ilmu itu wajib, tholabul ilmi itu wajib atas setiap muslim, siapa saja yang mengaku dirinya sebagai seorang muslim maka dia wajib mencari ilmu. Mencari ilmu agama ini bukan hanya kewajiban bagi orang-orang yang memang kuliahnya di universitas-universitas agama. Tapi mencari ilmu itu hukumnya wajib dilakukan oleh setiap muslim.
Tidak semua ilmu agama wajib dipelajari oleh setiap muslim, ada ilmu agama yang masuk kategori fardhu a'in, sehingga hukum mempelajarinya adalah fardhu a'in. Seperti ilmu yang dengannya kita bisa melaksanakan agama kita, yang dengan ilmu itu kita bisa melaksanakan kewajiban kita di dalam agama ini.
Contohnya shalat, shalat itu wajib. Setiap muslim wajib mempelajari ilmu tentang sholat. Kita punya kewajiban untuk melaksanakan salat, maka ilmu yang berkaitan dengan salat lima waktu itu menjadi wajib pula dipelajari oleh setiap muslim.
Jangan sampai nanti kita tidak tahu hukumnya shalat lima waktu atau kita keliru ketika kita melaksanakan salat lima waktu gara-gara kita tidak belajar.
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengatakan Shalatlah kamu sebagaimana kamu melihat aku shalat. Jadi kita sebagai ummat Rasullullah wajib mempelajari ilmu tentang sholat yang sudah diajarkan oleh Beliau, supaya kita paham bagaimana tata cara shalat Rasulullah.
Begitu juga dengan ilmu-ilmu Rukun Islam lainnya seperti Syahadat, Puasa Ramadhan, Zakat dan Haji. Kita wajib mempelajari ilmu-ilmu tersebut.
[Ust. Abu Khaleed Resa Gunarsa]
Comments
Post a Comment